Mengembangkan Produk, Jasa, dan Pengetahuan Pasar

Definisi Produk dan Jasa

a.  Produk

Menurut Kotler dan Amstrong produk adalah segala sesuatu yang ditawarkan ke pasar untuk mendapatkan perhatian, dibeli, dipergunakan dan yang dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan konsumen.

b.  Jasa

Jasa  adalah  setiap  tindakan  atau  kegiatan  yang  ditawarkan  oleh  satu  pihak kepada  pihak  lain,  yang  pada  dasarnya  tidak  berwujud  dan  tidak  memiliki kepemilikan  apapun.  Dapat  dikaitkan  atau  tidak  dikaitkan  dengan  suatu produk fisik.

Jenis Produk

a.  Aspek daya tahan

  • Barang tidak tahan lama (non durable goods)Barang  berwujud  yang  biasanya  habis  dikonsumsi  dalam  satu  atau beberapa  kali  pemakaian.  Dengan  kata  lain  umur  ekonomisnya  dalam kondisi pemakaian normal kurang dari satu tahun.
  • Barang tahan lama (durable goods) Barang  berwujud  yang  biasanya  bisa  bertahan  lama  dengan  banyak pemakaian  (umur  ekonomisnya  untuk  pemakaian  normal  adalah  satu tahun lebih).

b.  Tujuan konsumsinya

  • Barang konsumsi

Produk yang langsung dapat dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut untuk memperoleh manfaat dari produk tersebut.

  • Barang industri

a)  Convenience goods
Barang  yang  pada  umumnya  memiliki  frekuensi  pembelian  tinggi, dibutuhkan dalam waktu segera, dan hanya memerlukan usaha yang minimum (sangat kecil) dalam pembandingan dan pembeliannya.

b)  Shopping goods
Barang-barang  dalam  proses  pemilihan  dan  pembeliannya dibandingkan  oleh  konsumen  diantara  berbagai  alternatif  yang tersedia.

c)  Specialty goods
Barang-barang yang memiliki karakteristik dan/atau identifikasi merk yang unik dimana sekelompok konsumen bersedia melakukan usaha khusus untuk membelinya.

d)  Unsouth goods
Barang-barang  yang  tidak  diketahui  konsumen,  kalaupun  sudah diketahui,  tetapi  pada  umumnya  belum  terpikirkan  untuk membelinya.

baca juga : PELUANG USAHA DIBIDANG PERTANIAN YANG PATUT DICOBA

Cara mengambil kesempatan mengembangkan pengetahuan produk dan jasa

a.  Lakukan penelitian terhadap pelanggan dan kompetitor
b.  Ikuti pelatihan atau workshop mengenai produk dan jasa yang baru
c.  Lakukan diskusi dengan rekan sekantor
d.  Membaca brosur atau spesifikasi produk jasa

Baca Juga  mendapatkan pendapatan pasif di Padang mengejutkan

Penelitian Informal dan Formal

Penelitian  adalah  suatu  proses  investigasi  yang  dilakukan  dengan  aktif,  tekun, dan  sistematis,  yang  bertujuan  untuk  menemukan,  menginterpretasikan,  dan merevisi fakta-fakta.

a.  Penelitian informal

Merupakan  penelitian  untuk  memperoleh  pemahaman  yang  mendalam tentang  audiensi  tanpa  metode  riset  ilmiah  yang  ketat.  Metode  yang digunakan  dalam  metode  ini  adalah  kelompok  focus,  yaitu  memberikan pertanyaan  terbuka  kepada  beberapa  orang  yang  memiliki  karakteristik demografis  yang  berdekatan.  Tujuannya  untuk  mendapat  informasi  yang cukup  yang  digunakan  sebagai  dasar  penysusunan  pertanyaan  survey, selain  itu  dengan  memonitor  berita  atau  informasi  dari  media  cetak maupun elektronik, internet, dan sumber database.

b.  Penelitian formal

Merupakan  penelitian  yang  mengikuti  metode  penelitian  ilmiah.  Metode yang digunakan analisis isi (content analysis), survey dan eksperimental.

Cara  Menggunakan  Penelitian  Informal  dan  Formal  Untuk  Memperbaharui Pengetahuan

Dalam  memperbaharui  pengetahuan  penelitian  informal  dapat  dilakukan  diawal
penelitian.  Dimana  penelitian  informal  digunakan  untuk  menentukan  informan
kunci  yang  digunakan  sebagai  sumber  informasi,  selain  itu  penelitian  informal
juga  digunakan  untuk  mendapatkan  informasi  yang  digunakan  untuk  menyusun
kuesioner yang digunakan dalam penelitian formal. Cara yang dilakukan adalah:

a.  Cari informasi melalui studi pustaka atau media informasi (informal)
b.  Bertanya  kepada  informan  kunci  atau  dari  komunitas  atau  kelompok mengenaiproduk  jasa,  fasilitas,  layanan,  karyawan  dan  informasi  lainnya yang dibutuhkan secara umum
c.  Susun pertanyaan secara terstruktur untuk memberikan batasan informasi yang dibutuhkan
d.  Sebarkan pertanyaan kepada sampel yang telah dipilih
e.  Analisis  data yang terkumpul
f.  Buat laporan hasil penelitian

Baca juga : Ada Sepuluh Cara Mendapatkan Modal, Pengalaman dari Pebisnis Propesional

Cara  Mengevaluasi  Produk  Jasa  dan  Prakarsa  Promosi  Dari  Umpan  Balik Pelanggan

a.  Sebar survei dan kuesioner
b.  Membuat komunitas khusus pengguna produk jasa
c.  Berikan  produk  jasa  gratis  kepada  pelanggan  kemudian  tanya  kepada pelanggan mengenai produk jasa yang diberikan
d.  Aktif bertanya kepada pelanggan, bisa melalui telepon atau melalui media komunikasi lainnya

Baca Juga  Menganalisis 6 Asuransi kesehatan pribadi Terbaik

Membagi Pengetahuan Dengan Kolega 

a.  Jenis pengetahuan

  • Dimensi  produk  yang  meliputi  kinerja,  keistimewaan  tambahan, keandalan, spesifikasi, daya tahan, dan estetika
  • Layanan purna jual yang meliputi garansi dan perbaikan
  • Persaingan produk jasa dalam pasar
  • Keinginan pelanggan terhadap produk jasa

b.  Cara membagi pengetahuan

  • Dengan melakukan pertemuan secara rutin
  • Melalui buletin perusahaan
  • Melalui media sosial

Alur Menyampaikan Informasi Dari Pelanggan

Salah  satu  sumber  informasi  yang  digunakan  dalam  perencanaan  dimasa  depan adalah  pelanggan,  baik  pelanggan  internal  maupun  eksternal.  Adapun  cara menyampaikan informasi dari pelanggan dapat digambarkan sebagai berikut:

 

Cara Mengidentifikasi Perubahan Saran Kebutuhan Pelanggan

  • Kumpulkan data mengenai saran kebutuhan pelanggan
  • Kelompokkan saran tersebut berdasarkan jenis kebutuhan pelanggan
  • Urutkan  kebutuhan  tersebut  menjadi  kebutuhan  primer,  sekunder,  atau tertier  berdasarkan  dari  banyaknya  jumlah  saran  kebutuhan  yang diberikan pelanggan

Prosedur Penanganan Perubahan Kebutuhan Produk Jasa Pelanggan

  • Identifikasi jenis perubahan yang diinginkan oleh pelanggan
  • Analisis data perubahan yang telah dikumpulkan
  • Buat laporan hasil analisis
  • Sampaikan  kepada  direktur  atau  manajer  pemasaran  dan  produksi  untuk ditindaklanjuti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *